

Jalur Lintas menujuh kantor Walikota Tanjungpinang Senggarang , ternyata banyak debu yang berterbangan akibat penambangan bouksit . seperti yang kita lihat digambar ini . (FNS/ JB)



Tanjung pinang SNP
Hasil investigasi SNP masih banyak lokasi di Kota Tanjungpinang yang sama sekali tidak diperhatikan oleh pihak – pihak terkait .
,Berdasarkan Perda no.8 tahun 2005, Ketertiban , kebersihan , dan keindahan. pasal 4.berbunyi dilarang keras bagi pedagang kaki lima , untuk berdagang atau berjualan diwilayah jalur hijau , dipersimpangan, dan tempat bukan diperuntukkan ,tapi kenyataan lain, trotoar yang berada km 5 bawa kota Tanjungpinang bukan untuk kepentingan masyarakat umum , melainkan untuk kepentingan bisnis buat pengusaha dealer mobil untuk meraih keuntungan pribadi . Diduga karena lemahnya pengawasan dari Satpol PP . Sehingga banyak pedagang kakilima yang masih berjualan dijalan pertokoan , dan trotoar
Sedangkan yang tercantum dibawa Perda tersebut menyatakan “ Pelanggaran Perda ini diancam Pidana kurungan 3 bulan atau didenda RP . 50. 000.000 ( Limapuluh juta rupiah)” ( FNS / JB)


Tanjung Pinang SNP ,
Proyek Jembatan Fisabililah 1 jalan baru km 8 atas arah Dompak diduga tidak sesuai dengan bestek .
Masyarakat Dompak pada umumnya mengharapkan agar jembatan Fisabililah 1 bisa digunakan dengan baik.. Namun harapan masyarakat pupus sudah karena jembatan tersebut belum digunakan sudah miring
Hal tersebut diketahui setelah SNP survey kelokasi pada tanggal 02/03/ 2009 . Proyek Jembatan tersebut menggunakan dana APBD Tahun 2007, dengan nilai kontraknya berapa ? tidak ada yang tahu , serta dari Kontraktor mana tidak jelas , hanya kabarnya dari seorang pekerja yang namanya Aryono mengatakan dengar- dengar kalau tidak salah , Kontrktornya pak Indra .
Begitu ditelusuri lebih jauh lagi oleh SNP “ Kata Aryono “ saya disini baru 4 hari , saya ditunjuk oleh Pak ayong Kasiman untuk bongkar pondasinya pak . Tadinya saya di Ekang , tapi karena disuruh cepat – cepat kesini oleh Ayong Kasiman dari BKP ( Bintan Konstruksi Perkasa ) Kantornyapun saya tidak tahu pak ,ujarnya kepada SNP .
Kami hanya sebagai pekerja pak , tapi kalau bapak menanyakan seperti itu banyak yang tidak tahu , jelasnya besok pagi baru ada orang dari PU Propinsi datang kelokasi . Siapa namanya ? Katanya Pak Rasyed orang nya kurus- kurus pak . Kata Aryono kalau kita lihat keadaanya pak yang lalai adalah PPTK nya , Pelaksana lapangan kurang teliti dengan Besteknya sehingga Jembatan ini belum digunakan , pondasi nya sudah miring “ Katanya “ Sejam kemudian ada sebuah mobil kijang datang menuju Jembatan , Sambil ketus Suara Aryono mungkin itu pak orang PU Propinsi .
“ SNP menanyakan pak biasanya proyek jembatan seperti ini ada jaminan?” berapa tahun ?
Jembatan yang akan menghubungkan antara Kota Tanjungpinang dengan Pulau Dompak kelihatan belum dipakai , tapi pondasi jembatan tersebut sudah miring. ( FNS/ JB).